Penghasilan Driver Gojek Perhari: Sistem, Bonus, & Simulasinya

Penghasilan Driver Gojek Perhari: Sistem, Bonus, & Simulasinya

Penghasilan Driver Gojek Perhari – Saat ini sudah ada beberapa layanan transportasi online yang memberikan banyak kemudahan kepada masyarakat.

Salah satu layanan transportasi online yang banyak disukai masyarakat adalah Gojek yang hadir di berbagai daerah di Indonesia.

Karena animo masyarakat yang tinggi, tidak heran jika banyak orang yang tertarik untuk menjadi driver Gojek dengan harapan bisa mendapatkan penghasilan yang banyak. Namun, berapa penghasilan driver Gojek perhari dan Per bulan di tahun 2023?

Namun, di tahun 2023 ini, banyak driver yang mengeluhkan pendapatan Gojek yang turun akibat pandemi dan meningkatnya persaingan antar driver Gojek.

Jadi bagi anda yang baru ingin mendaftar menjadi driver Gojek perlu memahami sistem gaji Gojek.

Penghasilan Driver Gojek dari Tarif Perjalanan

Sumber penghasilan driver Gojek per hari sebenarnya berasal dari banyaknya jasa antar yang dilakukan sendiri oleh driver. Namun, berlaku tarif berbeda yang mempengaruhi tingkat pendapatan pengemudi.

Tarif perjalanan yang berlaku bervariasi dari satu wilayah ke wilayah lainnya dan juga pada jam operasional yang berlaku.

Tarif pertama dilihat dari area tempat driver beroperasi. Ada beberapa wilayah operasional yang berlaku di sini, seperti wilayah operasional khusus Jabodetabek, Palembang dan kota lainnya.

Perbedaan yang berlaku di sini didasarkan pada kepadatan lalu lintas di suatu wilayah, sehingga suatu wilayah akan memiliki tingkat pendapatan yang berbeda dengan wilayah lainnya.

Tarif kedua dilihat dari jam operasional yang berlaku. Tentu saja, jam buka ini memperhitungkan kepadatan lalu lintas. Pada saat jam sibuk, tarif Gojek yang dikenakan biasanya akan lebih tinggi dibandingkan dengan tarif Gojek saat bukan jam sibuk.

Dan biasanya semakin larut malam driver menerima penumpang maka pendapatan yang diperoleh semakin tinggi. .

Pendapatan yang diperoleh driver Gojek sendiri ditentukan oleh jarak yang ditempuh penumpang. Penghasilan minimum driver untuk lokasi dekat adalah 8 ribu.

Jika pesanan yang dilakukan penumpang antara pukul 23.00 hingga 05.00 atau antara pukul 16.00 hingga 20.00 di wilayah Jabodetabek tertentu, pengemudi akan mendapatkan penghasilan tambahan sebesar Rp3.000.

Untuk bisa menghitung pendapatan Gojek per bulan sebenarnya cukup mudah karena driver hanya perlu melipatgandakan pendapatan per hari selama 30 hari.

Misalnya, jika pengemudi mendapatkan penghasilan rata-rata 300 ribu per hari, maka pengemudi mendapatkan penghasilan per bulan sekitar 9 juta.

Meski begitu, tingkat pendapatan driver Gojek akan berbeda satu sama lain berdasarkan jam kerja driver itu sendiri.

Penghasilan driver Gojek per bulan terbilang fantastis karena penghasilan yang mereka peroleh lebih tinggi dari rata-rata penghasilan pekerja kantoran.

Namun sayangnya banyak driver Gojek yang bermunculan akhir-akhir ini, sehingga persaingan antar driver sangat ketat. Karena alasan ini, tidak mudah untuk mendapatkan penghasilan dengan jumlah ini.

Penghasilan Driver Gojek 2023 dari Bonus yang diperoleh

Selain pendapatan yang diperoleh setiap hari dari layanan yang diberikan driver, pendapatan driver Gojek keesokan harinya berasal dari bonus yang diberikan oleh perusahaan Gojek itu sendiri.

Jika driver tidak menerima gaji yang sama dengan perhitungan penghasilan di atas, driver tidak perlu khawatir karena driver bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari bonus ini.

Besaran bonus yang didapat driver berasal dari bonus harian dan juga berasal dari poin yang dikumpulkan. Karena besarnya bonus yang bisa didapatkan oleh driver, tidak jarang banyak driver yang mengejar bonus tersebut daripada pendapatan harian itu sendiri.

Setiap layanan Gojek yang dilakukan oleh driver memiliki nilai poin yang berbeda-beda berdasarkan wilayah driver.

Misalnya pesanan Go-Food di wilayah Jakarta pada jam tertentu berbeda dengan pesanan Go-Food di wilayah Jogja pada jam tertentu.

Selain itu, driver juga mendapatkan poin tambahan dan penghasilan tambahan jika menerima pesanan pada jam-jam tertentu.

Untuk mendapatkan bonus dari Gojek, driver harus memiliki kinerja lebih dari 55%. Nilai performa disini ditentukan oleh driver itu sendiri.

Artinya, kinerja pengemudi dengan mudah mencapai 55% jika pengemudi tidak menolak pesanan tertentu dan tidak ada pesanan penumpang yang dibatalkan.

Selain itu, total poin yang harus dikumpulkan oleh pengemudi adalah 30 poin. Besarnya bonus yang diperoleh tergantung pada bidang kegiatan driver.

Namun biasanya penghasilan driver Gojek per hari dari bonus yang didapat driver bervariasi mulai dari 80 ribu hingga 160 ribu.

Jika pengemudi memiliki kinerja lebih dari 55%, pengemudi berhak mendapatkan bonus tersebut. Sebaliknya jika kinerja tidak sampai 55%, maka driver tidak akan mendapatkan bonus, namun bonus akan diberikan jika driver yang berhasil meningkatkan kinerjanya.

Misalnya, jika pengemudi menerima pesanan 5 kali dan membatalkan pesanan 2 kali pada hari itu, kinerja pengemudi diberi nilai kinerja 60%, yang dianggap aman.

Namun jika ada 3 order yang dibatalkan, maka nilai achievement yang didapat driver hanya 40%, sehingga driver tidak akan mendapatkan bonus apapun dari Gojek.

Perhitungan Poin untuk Driver Gojek

Selain biaya perjalanan, driver Gojek juga berhak mendapatkan poin untuk setiap pesanan yang diterima dan dipenuhi.

Nilai poin yang diperoleh untuk setiap jenis order berbeda-beda. Bonus yang diberikan untuk akumulasi poin juga berbeda. Panduan penghitungan bonus berdasarkan poin adalah sebagai berikut:

  • 12 poin = Rp 10.000
  • 16 poin = Rp 30.000
  • 20 poin = Rp 40.000
  • 24 poin = Rp 50.000
  • 30 poin = Rp 70.000

Perhitungan tersebut berlaku dengan beberapa catatan tambahan, antara lain:

  • Maksimal nilai bonus yang bisa didapatkan driver adalah Rp 200.000
  • Bonus dapat diterima jika pengemudi memiliki kinerja yang baik

Selain prinsip nilai poin dan bonus di atas, Perusahaan Gojek menerapkan perhitungan lain untuk memudahkan driver mendapatkan nilai bonus yang maksimal. Hanya saja nilai bonus dan poin ini berbeda per wilayah.

Seperti di wilayah Jabodetabek, perhitungan poin dan bonus sedikit berbeda. Untuk layanan Go-Ride, skema yang digunakannya sebagai berikut:

Bonus GoRide

Untuk layanan Go-Food, Gojek menerapkan skema sebagai berikut:

Bonus GoFood

Skema ini berlaku dengan pengertian jika seorang pengemudi mendapatkan total pembelanjaan sebesar Rp300.000, maka ia akan mendapatkan bonus tambahan sebesar 1 poin.

Untuk layanan Go-Send yang biasa digunakan oleh merchant, perusahaan Gojek menggunakan skema sebagai berikut:

Bonus GoSend

Layanan terpopuler berikutnya adalah layanan Go-Shop. Untuk menerima dan menjalankan layanan ini, pengemudi menerima bonus sesuai dengan skema berikut:

Bonus GoShop

Sebenarnya ada beberapa skema lain seperti untuk layanan Go-Mart dan Go-Med. Sebaiknya driver mempelajari semua informasi ini jika berniat menerima semua layanan tersebut agar tidak bingung saat menghitung bonus.

Meskipun menggunakan prinsip yang sama, perhitungan poin dan bonus untuk wilayah di luar Jabodetabek sedikit berbeda. Perhitungan bonus harian untuk pengemudi di luar Jabodetabek adalah:

Bonus Harian Gojek

Skema ini diterapkan dengan syarat pengemudi Gojek memenuhi persyaratan kinerja minimum yang ditetapkan oleh perusahaan Gojek.

Jadi mendapatkan penghasilan untuk driver Gojek memang tidak mudah, tapi juga tidak sulit ketika driver sudah terbiasa dengan performa yang maksimal.

Seperti halnya driver di Jabodetabek, perusahaan Gojek juga menawarkan komisi tambahan untuk berbagai layanan yang dilakukan oleh mitra driver di luar Jabodetabek. Skema yang digunakan sedikit berbeda.

Pengemudi juga mendapatkan komisi ekstra saat menjalankan layanan Go-Send yang saat ini sangat dibutuhkan.

Selain ketiga layanan tersebut, terdapat pengaturan tersendiri untuk layanan Go-Shop, Go-Mart dan Go-Med. Masing-masing menggunakan perhitungan yang berbeda, namun mitra pengemudi di luar Jabodetabek juga mendapatkan komisi tambahan untuk layanan tersebut sebagaimana yang diterapkan pada mitra pengemudi di Jabodetabek.

Baca Juga : Cara Pesan Gojek Lewat Telepon dan SMS

Total Penghasilan Gojek dari Tarif Perjalanan dan Bonus

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penghasilan bulanan seorang driver Gojek akan berbeda-beda antara satu driver dengan driver lainnya.

Untuk mendapatkan perkiraan penghasilan dalam satu bulan, pengemudi harus memperhatikan banyak hal.

Untuk mendapatkan penghasilan yang maksimal bagi para driver Gojek per bulan, para driver diharapkan untuk tidak menolak pesanan dan juga rajin mengumpulkan poin.

Menghitung pendapatan yang akan diterima pengemudi dengan menggabungkan biaya perjalanan dan bonus dari poin sebenarnya cukup sederhana.

Penghasilan dari tambahan bonus

Jika driver mengambil penugasan Go-Ride dengan jarak terpendek maka driver akan mendapatkan tarif sebesar 8 ribu. Poin Go-Ride sendiri adalah 1 poin dan untuk mendapatkan bonus, driver harus memenuhi 30 pesanan Go-Ride pada hari itu.

Nah, untuk menghitung penghasilan driver Gojek, Anda perlu mengalikan 30 pesanan dengan 8 ribu dan menambahkan bonus yang didapat.

Untuk biaya perjalanan, driver mendapatkan 240 ribu dan jika bonus yang didapatkan driver setelah mendapatkan 30 poin adalah 150 ribu, maka jumlah pendapatan driver Gojek pada hari itu adalah 390 ribu.

Namun, jika pengemudi tidak berprestasi, pengemudi tidak akan menerima bonus dan hanya akan menerima pendapatan dari biaya perjalanan dari pesanan yang diterima pengemudi.

Untuk menghitung pendapatan bulanan driver Gojek, driver perlu mengalikan pendapatan harian dengan 30 hari. Jadi hasil yang akan didapat adalah 11 juta.

Namun, pengemudi harus ingat bahwa pendapatan ini bukanlah nilai mutlak karena tergantung pada level pengemudi.

Baca Juga : Cara pesan Gojek untuk orang lain

Simulasi Perhitungan Penghasilan Driver Gojek

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita simulasikan pendapatan driver Gojek di berbagai daerah sekaligus. Mari kita hitung dulu pendapatan driver Gojek di Jakarta dan Surabaya.

Pendapatan kotor Driver Gojek di Jakarta

Contoh : Bp Deni menerima dan memenuhi pesanan Go-Ride dan mengantarkan pelanggan ke area Taman Mini yang berjarak 7 km dari titik penjemputan pada pukul 18:00.

Jadi pendapatan kotor Pak Deni untuk jarak 7 km adalah Rp 14.000, karena per kilometer dihitung Rp 2.000.

Penghasilan ini kemudian ditambah dengan komisi sebesar 1 poin sebagai bonus poin layanan dasar dan 2 poin untuk mengemudi di luar area tertentu selama jam tersebut.

Jadi total pendapatan kotor Pak Deni adalah Rp 14.000 + 3 poin komisi

Pendapatan kotor Driver Gojek di Surabaya

Contoh : Bp Budi menerima dan memenuhi pesanan Go-Ride dan mengantarkan pelanggan ke tujuan yang berjarak 12 km dari titik penjemputan.

Jadi, penghasilan kotor Pak Budi untuk jarak 12 km adalah Rp 24.000

Penghasilan ini juga dilengkapi dengan komisi sebesar 1 poin.

Jadi total pendapatan kotor Pak Budi untuk pesanan tersebut adalah Rp 24.000 + 1 poin.

Penghasilan kotor driver di semua wilayah dari jam 11 malam – 5 pagi

Mitra pengemudi mendapatkan komisi tambahan selama jam-jam tersebut. Sehingga pendapatan juga akan meningkat.

Contoh:

Pak Danu yang berada di Yogyakarta menerima dan memenuhi pesanan Go-Ride dan mengantarkan pelanggan jarak 8 km pada jam 2 pagi.

Maka penghasilan kotor Pak Danu untuk jarak 8 km adalah Rp 16.000

Kemudian jumlah tersebut ditambah komisi tunai sebesar Rp 3.000 dan 1 poin untuk pengiriman.

Jadi, total pendapatan kotor Pak Danu untuk pesanan tersebut adalah Rp 19.000 dan 1 poin.

Lalu berapa estimasi pendapatan driver Gojek dalam sebulan? Setiap driver memiliki performa yang berbeda, namun kita dapat mensimulasikan perhitungan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas.

Contoh: Driver David bekerja sebulan hanya 22 hari, istirahat pada hari Sabtu dan Minggu dan menerima pesanan pada jam normal.

Dalam 1 hari, driver David bisa mendapatkan 30 poin dengan menerima pesanan Go-Food sebanyak 15 kali.

Untuk memudahkan perhitungan, kami berasumsi bahwa jarak antara pembelian makanan dan titik pengiriman sangat kecil sehingga diterapkan tarif minimal Rp 8.000.

Jadi perhitungan pendapatannya:

Pendapatan dari biaya perjalanan: 15 x Rp8.000 = Rp120.000

Tambahan komisi berupa poin = 15 x 2 poin = 30 poin

Bonus 30 poin = Rp 150.000

Total penghasilan harian: Rp 120.000 + Rp 150.000 = Rp 270.000

Total pendapatan kotor Driver David dalam sebulan: 22 hari x Rp 270.000 = Potensi Rp 5.940.000

Tentu saja, pendapatan ini tidak berkurang oleh berbagai jenis modal seperti kredit, makanan, dan bensin. Beberapa pengemudi juga memiliki istilah atribut, istilah kendaraan, dan istilah lainnya.

Pada akhirnya bisa dikatakan bekerja sebagai driver Gojek sangat menguntungkan dari segi pendapatan. Karena penghasilan driver Gojek cukup besar dalam sehari, tidak heran jika banyak orang yang rela berhenti dari pekerjaannya untuk menjadi driver Gojek.

Intinya, Besaran Penghasilan Driver Gojek Perhari kembali kepada kinerja driver itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *