4 Cara Bijak Mengelola THR Bagi Karyawan

Mengelola THR – Satu hal yang juga ditunggu-tunggu saat Lebaran adalah THR atau Hibah Hari Raya. Besarannya mencapai gaji bulanan atau sesuai perhitungan pro rata bagi pegawai yang masa kerja kurang dari satu tahun.

Nah, sebelum tergila-gila belanja, buatlah daftar prioritas terlebih dahulu agar THR tidak terbuang percuma. Berikut cara bijak mengelola THR Idul Fitri:

1. Bayar Sisa Hutang

Bayar Sisa Hutang

Ini yang sering dilupakan oleh sebagian orang, ckckck. Jika Anda memiliki kartu kredit atau tagihan setelahnya, yuk segera lunasi agar bunganya tidak bertambah. FYI, kalau kamu telat bayar utang, reputasi kamu di bank bakal jelek lho. Ada yang namanya pengecekan BI dimana riwayat pembayaran utang dicek oleh nasabah.

Karena sering menunggak, data pribadi Anda akan ditolak saat mengajukan pinjaman dengan jumlah nominal yang tinggi. Padahal, Anda ingin menggunakan uang pinjaman untuk sesuatu yang lebih penting, seperti: renovasi rumah atau biaya kuliah kakak Anda.

2. Belanja Kebutuhan Lebaran

Belanja Kebutuhan Lebaran

Setelah utang lunas, baru beli kebutuhan lebaran. Bagi yang sudah menikah atau tinggal bersama orang tua, jangan lupa untuk menyisihkan THR untuk mereka. Orang tua juga memiliki daftar keinginan, sama seperti anak-anak mereka. Siapa tahu ayah mau beli sarung baru? Atau apakah ibu ingin makan kue favoritnya?

Jangan khawatir, Anda masih bisa berbelanja. Apalagi diskon lebaran banyak bertebaran di aplikasi belanja online dan pusat perbelanjaan. Tapi coba pikir lagi, apakah baju lebaran itu perlu 3 set? Beli kamera atau iPhone 12, juga? Untuk menghindari pembelian impulsif, Anda bisa menerapkan aturan 7 hari, seperti terlihat pada gambar berikut:

3. Dana Darurat

Dana darurat

Adalah sejumlah uang yang secara khusus dialokasikan untuk digunakan dalam berbagai keadaan yang tidak terduga, misalnya: pemutusan hubungan kerja (PHK), bencana alam, perbaikan mobil dan lain-lain. Idealnya, besaran dana darurat adalah 6 kali gaji bulanan untuk pekerja lajang dan 9-12 kali gaji untuk orang yang sudah menikah.

Jumlah ini tidak harus dibayar sekaligus, tetapi bisa dicicil dengan menyisakan 10% dari gaji per bulan. Setelah Anda mempraktekkannya, Anda bisa menambahkan uang THR ke rekening dana darurat Anda, lho. Jika tidak, jangan khawatir, tenang saja, oke?

Baca Juga: Tips Kelola Dana Pensiun

4. Investasi

Cobalah untuk Berinvestasi

Punya THR sisa dan bingung cara membelanjakannya? Investasi mungkin cocok untuk Anda. Bagi pemula, berinvestasi bisa dimulai dari reksa dana yang tidak membutuhkan modal terlalu banyak, sehingga risikonya lebih rendah dibandingkan dengan saham.

Anda juga dapat membuka rekening investasi melalui aplikasi online. Nantinya, uang Anda akan dikelola oleh wealth manager yang berpengalaman, sehingga tidak perlu terus menerus memantau pergerakan harga.

Selain bentuk materi, investasi soft skill dan hard skill juga penting lho. Karena tren pekerjaan bisa berubah dari tahun ke tahun. Jika itu kemampuan Anda, Anda tidak bisa bersaing dengan yang lain.

Anda dapat mempelajari keterampilan baru dari rumah. Dengan koneksi internet, Anda memiliki kesempatan untuk mempelajari berbagai materi dan kursus pelatihan di Learning ala JobSter.

Itulah 4 cara cermat dan bijak dalam mengelola THR bagi karyawan. Semoga kita bisa mengatur keuangan kita dengan lebih baik dan terhindar dari konsumerisme. Selamat Idul Fitri!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *